
SMK Negeri 1 Purbalingga mempertegas komitmen sebagai satuan pendidikan ramah anak melalui sosialisasi dan deklarasi bersama gerakan stop kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah.
SMK Negeri 1 Purbalingga secara berkelanjutan memperkuat komitmen sebagai satuan pendidikan ramah anak dengan menggelar sosialisasi dan deklarasi bersama gerakan pencegahan kekerasan serta perundungan (anti-bullying) di lingkungan sekolah. Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen civitas akademika, mulai dari jajaran manajemen sekolah, dewan guru, staf tata usaha, hingga perwakilan organisasi kesiswaan.
Dalam kegiatan edukatif ini, pihak sekolah menekankan pentingnya membangun iklim belajar yang aman, inklusif, dan saling menghargai antarsesama peserta didik. Program ini selaras dengan penguatan Profil Pelajar Pancasila, di mana setiap siswa diajak proaktif mengenali bentuk-bentuk kekerasan verbal, fisik, maupun perundungan siber (cyberbullying), serta mengetahui kanal pelaporan aman yang telah disediakan sekolah.
Melalui deklarasi ini, SMKN 1 Purbalingga berharap tercipta budaya saling peduli dan empati tinggi, sehingga seluruh peserta didik dapat fokus mengembangkan potensi kompetensi kejuruan dan prestasi tanpa rasa takut maupun intimidasi.
Warta Terkait Lainnya
Lihat Semua Berita
Sosialisasi Pendidikan Antikorupsi: Tumbuhkan Budaya Integritas dan Transparansi Sejak Dini

Semarak Hari Ketiga MPLS SMEGA: Siswa Baru Antusias Menyaksikan Unjuk Kebolehan 20+ Ekstrakurikuler

